Rossi Memburu Celah Dari Persaingan Vinales Vs Marquez

Pada hari ketiga ISG (Islamic Solidarity Games) 2017 di Azerbaijan, tepatnya pada hari senin 15/05/2017 waktu setempat lagu kebangsaan Indonesia Raya kembali berkumandang. Perenang pelatnas, I Gede Siman Sudartawa sukses meraih medali emas untuk nomor 100 meter gaya punggung putra andalannya.

 

Cabang renang sukses menyumbang 2 medali emas

Siman berhasil mencatat waktu tempuh paling cepat 55.23 detik pada pertandingan di Baku Aquatics Centre tersebut. Di tempat kedua adalah Merdan Atayev dengan peroleh waktu 55.44 detik, dan medali perunggu sukses diraih oleh Ege Baser dengan catatan waktu 56.08 detik.  Peroleh emas Siman tersebut adalah medali emas kedua dari cabang renang setelah sebelumnya diraih oleh Gagarin Nathaniel Yus pada nomor 200 meter gaya dada putra. Waketum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo menyatakan kebanggaannya kepada para atlet ini yang telah menyumbangkan 2 emas sampai hari ketiga ini untuk tanah air.

 

Tak hanya sukses meraih peringkat pertama, perolehan waktu para atlet juga terbukti semakin tajam yang terbukti dengan keberhasilan mereka memecahkan 4 rekormas hingga waktu tersebut. Harlin berharap agar trend positif tersebut terus berlangsung hingga ke try out berikutnya yaitu di Budapest dan Prancis serta meraih puncaknya pada gelaran SEA Games di Kuala Lumpur Malaysia. Lebih jauh Waketum PB PRSI tersebut juga menyatakan bahwa tim renang Indonesia mempunyai kekompakan yang baik, persahabatan yang sangat kondusif, serta mampu saling menyemangati. Diharapkan kebersamaan yang positif ini dapat meningkatkan motivasi serta mental untuk tampil prima pada SEA Games Malaysia.

 

Rekoronas pecah

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa rekornas berhasil pecah pada event ISG tersebut. Aflah Fadlan, pada nomor 400 meter gaya ganti perorangan putra sukses tampil luar biasa dengan perolehan medali perunggu dengan catatan waktu 4 menit 24.93 detik. Ini adalah rekor nasional baru setelah sebelumnya catatan waktu tercepat dipegang oleh Albert Sutanto dengan 25.19 detik yang bertahan hingga 1999. Inilah rekornas ke-empat yang sukses terjadi di ISG.

 

Berikutnya adalah Adinda Larasati Dewi yang pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putrid sukses meraih medali perak dengan catatan waktu 2 menit 14.05 detik. Untuk peringkat pertama Togel online atau medali emas berhasil diraih oleh perenang Turki Ustundag dengan perolehan waktu 2 menit 11.78 detik, dan pada peringkat ketiga atau medali perunggu diraih oleh Erdemli dengan catatan waktu 2 menit 14.19 detik. Perenang Indonesia, Raina Saumli juga berhasil mempersembahkan medali perak pada nomor 1500 meter gaya bebas putrid dengan catatan waktu 17 menit 14.58 detik.

 

Tim estafet 4 X 200 meter gaya bebas putra sukses mendulang medali perak dengan catatan waktu 7 menit 38.42 detik. Para atlet tersebut adalah Triady Fauzi, Ricky Anggawidjaja, Randa, dan Fadlan Prawira. Pada nomor gaya bebas putra 50 meter, perenang Triady Fauzi berhasil meraih medali perunggu dengan catatan waktu 22.68 detik. Untuk peringkat pertama emas diraih oleh perenang Aljazair, Sahnoune dengan catatan waktu 22.28 detik, sementara pada peringkat kedua adalah atlet dari Turki, Emre Sakci dengan catatan waktu 22.35 detik.

 

Para nomor 200 meter gaya punggng putri, perenang Nurul Fajar juga sukses meraih medali perunggu dengan perolehan waktu 20.09 detik. Hingga pada hari ketiga, cabang olahraga renang berhasil mengumpulkan sebuah emas, 3 perak,dan 3 perunggu. Total peroleh medali untuk cabang renang adalah, 2 emas, 10 perak, dan 9 perunggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *