Tontowi Tentang Pertandingan Simulasi

Menjelang penampilannya di Piala Sudirman 2017 di Gold Coast Australia, Tontowi Ahmad terus mempersiapkan penampilannya dengan menjalani berbagai latihan ekstra. Untuk membuat tim semakin kompak, 19 pemain inti termasuk Tontowi pun telah menjalani simulasi kompetisi Piala Sudirman ini pada hari Sabtu 13/05 minggu lalu.

 

Kekalahan Tontowi pada pertandingan simulasi

Pada pertandingan uji coba atau simulasi tersebut yang menjadi pasangan Tontowi adalah Gloria Emmanuelle Widjaja. Pasangan yang memperkuat tim Elang tersebut akhirnya memperoleh kekalahan sebanyak 2 game dar pasangan Ronald Alexander dan Debby Susanto. Tetapi walaupun kalah, Tontowi mengatakan sebagaimana yang dikutip oleh Badmintonindonesia, bahwa dia optimis dengan penampilannya di Gold Coast Australia nanti.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa Ronald – Debby pada pertandingan simulasi tersebut berhasilkan menampilkan performa terbaiknya. Owi mengatakan bahwa kekalahan pada pertandingan simulasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki performanya di masa mendatang. Meskipun demikian ia siap tampil all out sebagai salah satu penggawa Indonesia pada ajang Gold Coast tersebut walaupun tak didampingi Liliyana Natsir. Penyebab absennya Liliyana kali ini sehingga tak dapat turun untuk membela Indonesia adalah karena cedera yang menimpanya.

 

Lebih jauh ia mengatakan bahwa pertandingan uji coba kemarin sangat baik bagi para pemain karena dapat mengukur kemampuan. Simulasi tersebut juga merupakan pemanasan untuk pertandingan beregu nantinya. Keberangkatan tim Indonesia ke Gold Coast Australia adalah pada hari Rabu 17 mei 2017, sementara pertandingan piala Sudirman sendiri akan dilangsungkan mulai tanggal 21 Mei 2017 sampai 28 Mei 2017.

 

Tim Garuda sapu bersih kemenangan pada pertandingan uji coba

Pertandingan simulasi yang digelar di Pelatnas Cipayung pada hari minggu 14 Meti 2017 jelang piala Sudirman tersebut dimenangkan oleh Tim Garuda dengan atlet-atlet yang memperkuatnya adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon. Pada simulasi ini tim Indonesia dibagi menjadi dua tim yaitu Garuda dan Elang serta keduanya beradu dengan kemampuan domino qiu qiu maksimalnya  selayaknya pertandingan pada Piala Sudirman yang sesungguhnya.

 

Pertandingan uji coba  tersebut dikatakan oleh Jonathan Christie yang terjun pada nomor tunggal putra sangat bermanfaat karena dapat menghadirkan suasana bertanding yang sesungguhnya. Pada pertandingan tersebut Jonathan sukses mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting dengan kompetisi yang sangat ketat hingga tiga game. Seperti yang dikutip oleh laman resmi PBSI, Jonathan menyatakan bahwa ia memperoleh lebih banyak pelajaran bagaimana caranya bermain stabil di luar tekanan. Pada game pertama ia bahkan sudah ketinggalan jauh dari Anthony.

 

Berikut adalah hasil pertandingan uji coba antara Tim Garuda VS Tim Elang

Ganda Putra      :           Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon vs Mohammad

Ahsan/Angga Pratama

Skor                 :           19-21, 21-17, 21-10

 

Tunggal Putri     :           Fitriani vs Dinar Dyah Ayustine

Skor                 :           21-15, 19-21, 21-18

 

Tunggal Putra    :           Jonatan Christie vs Anthony Sinisuka Ginting

Skor                 :           5-21, 21-18, 21-16

 

Ganda Putri       :           Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari vs Greysia Polii/ Apriani Rahayu

Skor                 :           21-16, 21-16

 

Ganda Campuran:         Ronald Alexander/Debby Susanto vs Tontowi Ahmad/Gloria Emanuelle Widjaja

Skor                 :           23-21, 22-20

 

Piala Sudirman sendiri adalah kompetisi beregu campuran yang mempertandingkan lima nomor  dalam sebuah tim yaitu tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri, serta ganda campuran. Ajang ini digelar pertama kali di tahun 1989 dengan Indonesia sebagai tuan rumahnya sekaligus pemegang gelar juara. Inilah gelar satu-satunya untuk tanah air hingga saat ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *