Amien Rais Serang Balik KPK Dengan Hak Angket

Disebutkan namanya oleh KPK pada surat dakwaan membuat Amien rais meradang kepada KPK bahkan kini Amien Rais melalukan penyerangan balik kepada KPK dengan mendukung hak Angket untuk KPK yang tengah digulirkan oleh DPR RI. Amien merasa dirinya tidak terima dengan tudingan dari KPK terhadap dirinya yang diduga menerima aliran dana sebesar Rp. 600 juta dari dana alat kesehatan.

 

Amien Rais dukung hak angket

Ketua dewan kehomatan Partai Amanat Nasional Amien Rais memberikan serangan balik ke Komosi Pemberantasan Korupsi dengan mempertanyakan integritas KPK, hal tersebut dibuktikan oleh Amien Rais dengan memberikan kekuatan pada pansus angket KPK serta menuding ada pembusukan super diskriminatif pada lembaga anti rasuah tersebut.

 

Ketika pansus angket KPK menggelar rapat pada 7/6/2017 Amien rais terlihat menyambangi gedung DPR RI. Kedatangannya bursatogel tersebut jelas untuk membahas soal hak angket KPK, hal tersebut dilakukan oleh Amien rais karena dirinya ingin membuktikan hasil kinerja dari KPK yang semakin memburuk lewat hak angket.

 

Menurut Amien selama ini anggota DPR dinilai publik salah karena memakai hak angket untuk KPK, sehingga dirinya ingin membuktikan kebenarannya. Dirinya juga menduga jika KPK mempunyai banyak sekali kepalsuan serta kebusukan dalam kinerjanya. Sehingga apabila terbukti maka dirinya ingin KPK dibuka lewat cara demokratis dan konstitusional. Sedangkan apabila DPR yang melayangkan hak angket KPK mempunyai niat tidak baik, maka pihak parlemen pasti mendapatkan hukuman sosial oleh publik.

 

Namun tindakan yang dilakukan oleh Amien Rais tersebut sangat disayangkan oleh Erwin Natosmal Oemar, Menurut ILR (pegiat antikorupsi dan peneliti Indonesian Legal Routable, Amien Rais merupakan tokoh reformasi yang menurutnya tidak pantas mencoba untuk menghancurkan lembaga hasil dari reformasi hanya karena namanya disebutkan oleh KPK pada dakwaan. Dirinya juga menyebutkan bahwa Amien Rais seperti mengerdilkan diri sendiri.

 

Terkait tudingan pembusukan KPK oleh Amien Rais, Erwin juga menyebutkan bahwa sangat tidak pantas seorang intelektual berpikir asumtif seperti itu. Menurutnya ucapan dari Amien Rais sangat tidak menunjukkan ciri cendikiawan dalam diri Amien Rais.

 

ICW sayangkan sikap Amin Rais terhadap KPK

ICW (Indonesia Corruption Wacth) sangat menyayangkan atas sikap yang ditunjukka oleh ketua dewan kehormatan Partai Amanat Nasional yang telah mempertanyakan integritas dari KPK, apalagi menurut Hendri dari Koordinator Divisi Investigasi ICW, Amin rais telah membandingkan DPR dengan KPK, mana yang lebih dipercaya rakyat. Menurutnya Amien tidak melihat dari realitas yang sebenarnya ditingkat publik, diduga menerima aliran dana sebesar Rp. 600 juta membuat Amien Rais buta mata bahkan memancing emosi.

 

Hendri mengingatkan Amien boleh saja jengkel karena namanya dimasukka oleh KPK dalam surat dakwaan, namun Amien Rais harus ingat jangan sampai dengan kejengkelannya tersebut membuat dirinya buta mata serta hati. Amien Rais harus melihat kasus ini secara jernih. Dirinya juga mengingatkan Amien bahwa perjuangan pemberantasan korupsi pernah digelorakannya di jaman orba. Kesucian perjuangan tersebut jangan sampai terkikis serta tercemar dengan emosi sesaat.

 

Menurut Hendra, publik jauh lebih memilih percaya dengan KPK dibanding dengan DPR RI. Buktinya saja sangat banyak anggota dari DPR yang berhasil ditangkap oleh KPK karena terlibat kasus korupsi.  Sedangkan DPR, selain sibuk bergelut dengan korupsinya masih sibuk saja memperbanyak kursi serta menambah pimpinan DPR.

 

Hendra juga menyebutkan bahwa Amien Rais tidak bijak karena membenturkan DPR dengan KPK, sebab dua lembaga tersebut tidak boleh di pertentangkan karena mempunyai posisi dan juga otoritas masing-masing didalam pengelolaan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *