Pengacara Sebut Politis Saat Rizieq dilaporkan ke Polda Bali

Sugito Atmo Pawiro selaku kuasa hukum dari Muhammad Rizieq Shihab menilai bahwa pelaporan kliennya ke Polda Bali politis. Rizieq dilaporkan atas tuduhan menyebarkan ujaran kebencian pada sebuah ceramah yang disampaikannya. Ceramah yang disampaikannya itu diunggah di Youtube dan dibuat pada tahun 2014. Sementara laporan dibuat sekarang setelah pilkada.

Laporan Kepada Rizieq Sifatnya Politis

Sugito jelas saja langsung bertanya-tanya, mengapa laporannya baru sekarang. “Muncul sekarang ini menjadi tanda tanya besar apakah itu inisiatif dari warga Bali atau ada yang sengaja mengondisikan!” Sugito sendiri mengaku bahwa dirinya belum melihat video ceramah yang dianggap menyebarkan ujaran kebencian itu. Menurutnya, laporan atas Rizieq bukan lah tidak mungkin bagian dari sebuah upaya pembunuhan karakter dari Imam Besae FPI itu. “Kenapa nggak dari dulu?” Imbuh Sugito.

Sugito juga menambahkan, laporan dari ujaran kebencian atau semacamnya itu kepada kliennya itu bukan tidak mungkin bisa terjadi lagi di kemudian hari. Ia berharap supaya polisi bersikap netral saat menyikapi setiap laporan dari warga. “Polisi jangan sampai jadi alat kekuasaan bahkan menyikapi hukum secara tak netral,” pintanya.

Pelapor Rizieq

Dikutip dari detik.com, pelapor dari Rizieq adalah Advokat Merah Putih bersama dengan Patriot Garuda Nusantara dan juga Yayasan Sandhi Murti. Juru bicara pelapor, Tedy Raharjo, mengungkapkan, “Kami dari Advokat Merah Putih melaporkan saudara Habib Rizieq atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian togel sgp yang mana diatur dalam Pasal 156 KUHP.” Laporan tersebut tercatat dalam surat bernomor TBL/248/IV/2017. Menurut Tedy, dalam ceramahnya itu, Rizieq menyampaikan sebuah pernyataan yang bisa mengancam keselamatan dari umat Hindu yang ada di Indonesia.

Dan pidato serta ceramah Rizieq itu direkam video dan diunggah ke Youtube dengan judul ‘Sikap Imam Besar FPI Terhadap ISIS’. Video itu disinyalir bakal menjadi barang bukti pelaporan oleh Tedy dan kawan-kawannya. Tedy menambahkan, “Video itu diunggah di YouTube pada tanggal 17 Agustus 2014 dan durasinya kira-kira 25 menit. Yang bersangkutan sendiri ngomong di depan FPI di Petamburan dan pernyataannya itu bersifat sangat provokatif sehingga kami laporkan.”

Ujaran yang disampaikan Rizieq itu pada menit ke-13, menit ke-14 dan juga menit ke-15. Rizieq menyatakan bakal mengumpulkan orang-orang Bali di Pulau Dewata guna dikembalikan ke Bali. Kemudian, Rizieq juga menyatakan bahwa ia akan menghancurkan kuil-kuil umat Hindu yang ada di Bali. Ditambah lagi, ia aman mendatangkan umat Islam dari luar ke Bali untuk menghancurkan kuil-kuil di Bali itu.

“Hal ini kami laporkan karena ada keberatan, umat Hindu khususnya, merasa terancam dan teraniaya. Padahal selama ini damai dan sekarang terancam seperti itu,” imbuh Tedy. Sementara itu, AKBP Hengky Widjaja, Kabud Humas Polda Bali membenarkan perihal pelaporan Habib Rizieq itu. Kasusnya akan ditangani oleh Direktorat Reskrimum Polda Bali. “Iya, betul. Hal itu terkait orasi HRS yakni pada tanggal 17 Agustus 2014 soal ujaran kebencian. Laporan ini ditangani oleh Ditreskrimum Polda Bali,” ungkap Hengky.

Dengan adanya laporan ini, maka jumlah kasus yang dilaporkan atas nama Habib Rizieq Shihab itu semakin banyak. Di Polda Jawa Barat sendiri, ia dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri dengan tuduhan bahwa ia menghina Pancasila dan ia sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, di Polda Metro Jaya, ia dilaporkan oleh PMKRI (Perkumpulan Mahasiswa Katolik Indonesia) atas tuduhan penistaan agama. Dalam kasus ini, ia masih berstatus buron.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *