Mimpi dari Dua Pembalap Muda asal Indonesia untuk Berlaga di F1

Dua orang pembalap muda asal Indonesia yakni Keanon Santoso dan Kezia tentunya sudah tak asing lagi di telinga para pecinta olahraga Indonesia. Meskipun usia mereka masih muda, keduanya nyatanya sering mendulang banyak prestasi baik prestasi di dalam maupun di luar negeri.

Awalnya dua saudara ini hanya iseng namun akhirnya itu menjadi pintu awal bagi Keanon dan Kezia yang mencintai dunia balap terutama Gokart.

Dua Saudara yang Mendulang Prestasi

Keziq Santoso adalah gadis kelahiran 7 September 1998 yang dijuluki Srikandi Gokart. Ia juga sempat memenangkan beberapa ajang balapan yang bergengsi, contohnya Formula 4 South East Asia Championship, Rotaz Junior 2013, RMC Asia Championship, Asia Rok Cup Championship dan juga Asian Karting Open Championship. Bahkan masih banyak yang lain.

Sementara itu, ia memulai karirnya di ranah balapan pasa usia sangat dini, 9 tahun. Kecintaannya yang sudah mendarah daging sejak dini itu lah yang membuat dirinya bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah balapan baik nasional maupun internasional. Sekarang ini, ia sedang giat-giatnya berlatih di kejuaraan apapun guna mengasah kemampuannya. Seri kejuaraan Turnamen Poker tersebut dari mana saja, dari dalam atau pun dari luar negeri.

Kejuaraan yang Pernah di Raih

Ada beberapa kejuaraan yang pernah diraih oleh remaja yang lahir di Jakarta 19 Juni tahun 2000 itu. salah satunya adalah kejuaraan Nasional Champion 2016, Juara 1 dalam laga Rok Cup Champion Seri 2, Juara 1 Overal Minirok Champion, Juara 1 Singapore Rok Cup Championship, dan juga Juara 1 Indonesia Rok Cup Championship. Dua saudara tersebut nampaknya belum puas dengan segudang prestasi yang sudah mereka dapatkan.

Masih Memiliki Mimpi Besar

Bahkan, kedunya masih juga memilki sebuah mimpi besar yang belum bisa terwujud sampai sekarang. Mimpi itu adalah bisa tampil dalam ajang adu jet darat yang mana paling cepat dan juga paling bergengsi di dunia, F1. Mereka amat sangat ingin unjuk gigi di sana seperti sepupu mereka, Rio Haryanto. Keanon sendiri sangat ingin mewujudkannya dan ia memimpikan dirinya bisa tampil di ajang tersebut. Untuk itulah ia terus saja berusaha untuk bisa menampilkan performa terbaiknya di setiap kejuaraan yang ia ikuti.

“Saya sendiri memang punya sebuah mimpi bisa balapan di ajang Formula 1. Saat saya nanti bisa mencapai mimpi saya itu, saya hanya minta satu buah hal, pemerintah harus benar-benar memberikan perhatian yang besar bagi bakat-bakat muda dari para pembalap Indonesia,” ungkapnya saat ditemui hari Kamis, 28 September 2017.

Keanon juga menegaskan bahwa langkahnya untuk bisa mengharumkan nama Indonesia perlu mendapatkan dukungan juga. Karena dengan adanya dukungan terutama dari pemerintah bisa membuatnya semakin yakin untuk melangkah. “Kami jujur ingin mendapatkan perhatian dari pemerintah. Setidaknya apabila kami sudah berjuang dan juga berhasil menghasilkan beberapa prestasi yang gemilang. dukungan baik moril dan juga materil amat sangat kami butuhkan guna mencapai mimpi kami ini,” imbuhnya lebih lanjut lagi.

Sementara itu, bagi Keiza, ia juga memiliki mimpi yang sama dengan Keanon. Namun ia yang sekarang masih fokus kuliah di University of Huddersfield, Inggris ini sedang mencari tim yang handal guna mendongkrak karirnya di dunia balap. Namun ia sekarang ini ingin fokus pada Psikologi dulu sembari mencari tim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *