Untuk Optimalkan Kans Asian Games 2018 Akan Ada Ganda Putri Baru

PP PBSI (Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia) pada akhir Oktober lalu sedang sibuk mencari dua pasangan atlet yang mana mampu menjadi pelapis bagi Greysia dan Apriyani di sektor ganda putri nasional. Mengapa ini perlu karena mereka akan dibutuhkan pada ajang Asian Games 2018 dan juga Piala Uber.

Cari Pelapis Greysia/Apriyani

“Hasil Turnamen Perancis Terbuka 2017 memang sangat memberikan angin yang segar bagi PBSI. Pasnagan Greysia dan Apriyani memang memberikan harapan yang luar biasa besarnya dan juga cerah untuk sektor ganda putri. Namun itu baru awalan saja,” ungkap Achmad Budiarto, Sekjen PP PBSI, selepas dirinya mengikuti Rapat Koordinasi dan juga Konsultasi Komite Olahraga Nasional Indonesia atau Koni yang dihelat di Jakarta beberapa bulan yang lalu.

Ia pun berharap bahwsanya pasangan atlet putri Greysia dan Apriyani yang menempati peringkat 10 dunia sekarang ini bisa mempertahankan penampilan mereka di kemudian hari. Dengan begitu, akan menjadi bekal yang cukup kuat bagi Indonesia untuk maju ke Piala Uber dan Asian Games 2018 juga. “Saya kira, pelatih ganda putri nasional Indonesia sudah lega, ya, karena ia punya pasangan juara. Namun kami masih membutuhkan pasangan kedua dan juga ketiga untuk melaju ke Asian Games,” tuturnya.

Harapkan Apriyani Lebih PD

Budiarto sendiri menilai bahwa penampilan Greysia dan Apriyani sebagai pasangan juara di dalam ajang tingkat super series Perancis Terbuka 2017 itu bukanlah batu loncatan prestasi meskipun keduanya baru dipasangkan pada awal tahun 2017. “Menurut kami, malahan semestinya penampilan atlet-atlet tersebut bisa lebih cepat lahi. Apriyani sendiri punya kemapuan dasar yang sangat amat abgus dna mestinya bersama dengan Greysia ini ia mampu mengimbangi lawan-lawannya,” imbuhnya dengan harapan/

Akan tetapi lanjut Budiarto, Apriyani sendiri masih juga sering merasa kurang PD ketika menghadapi beberapa lawan raja poker yang lebih senior daripada dirinya yang masih 19 tahun. “Apriyani saya rasa sering masih merasa inferior karena ia merasa masih junior,” pungkasnya.

Eng Hian, pelatih bulu tangkis ganda putri nasional Indonesia mengatakan bahwa pihaknya bakal segera umumkan pasangan baru yang akan ditambahkan untuk kalender kompetisi 2018. Hal ini diungkapkannya di sela-sela kegiatannya yakni acar penghargaan yang mana diadakan oleh Candra Wjiaya International Badminton Center pada Selasa (19/12) kemarin. Namun, dirinya belum mau membeberkan secara langsung siapakah ganda putri tersebut.

Nama Masih Rahasia

“Nanti di awal tahun saya bakal coba untuk ada pasangan baru,” ungkap Eng Hiang saat ditanya soal ganda putri dilansir dari Kompas. “Namun yang pasti, ya, bukan dari keompok pratama karena ya gap-nya tergolong masih sangat jauh. Jadi ya masih bongkar pasang pemain utama,” imbuhnya.

Ia sendiri menambahkan bahwasanya kebijakan untuk mengoptimalkan kans sektor ganda putri itu dilakukan untuk menguatkan dan sangat perlu di Asian Games 2018. Sejauh ii, pasangan ganda putri nasional yang menjadi andalan dan primadona adalah Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. Di tahun 2017 ini saja, mereka menunjukkan kiprah yang sangat baik dengan memenangi turnamen Perancis Terbuka Superseries.

Kini keduanya bertengger di peringkat ke-10 di daftar peringkat dunia ganda putri BWF. Selain Greysia dan Apriyani ada juga pasangan Della Destiara Haris dan Rizki Amelia Pradipta, ada juga Anggita Shitta Awanda dan Ni Ketut Mahadewi Istirani, juga Yulfirah Barkah dan Nitya Krishinda Maheswari.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *