Sudah Tunggangi Motor, Rossi Bakal Tampil di MotoGP Aragon?

Pada 31 Agustus 2017 kemarin, Valentino Rossi terlibat dalam kecelakaan motocross yang membuatnya mengalami patah tulang. Karena insiden itu, Rossi menderita patah tulang fibia dan fibula di kaki kanannya. Menjalani operasi di Rumah Sakit Riuniti kota Ancona, Italia, Rossi pun harus menepi dari sirkuit MotoGP dan menjalani pemulihan pasca operasi.

Tak tanggung-tanggung, kabarnya pebalap Movistar Yamaha itu butuh waktu 30-40 hari untuk memulihkan diri. Peristiwa ini jelas membuat fans Rossi bersedih. Tak hanya Rossi, Yamaha juga merasa kalau cedera panjang ini akan menutup peluang Rossi meraih gelar juara dunia ke-10. Tak heran kalau sempat beredar rumor jika Yamaha akan fokus sepenuhnya pada Maverick Vinales dalam perburuan gelar juara musim ini.

Namun sepertinya Rossi membuat kejutan dengan kemungkinan dirinya bisa tampil di MotoGP Aragon, Spanyol akhir pekan ini. Apakah benar?

18 Hari Pasca Operasi, Rossi Naik Motor Lagi

Dalam wawancaranya dengan Telegraph beberapa waktu lalu, Rossi sempat berkelakar kalau tuntutan fisik yang dihadapinya dalam setiap tahun ajang MotoGP bergulir, semakin berat saja. Meskipun begitu di usianya yang sudah 38 tahun, The Doctor tetap berusaha berlatih dan melakukan persiapan lebih baik. Tak heran kalau dalam MotoGP Silverstone di Inggris akhir bulan Agustus lalu, Rossi mampu finish di posisi ketiga.

Ingin membuktikan kalau dia masih memiliki semangat juang tinggi, Rossi bahkan sudah kembali menunggangi motor pada hari Senin (18/9) kemarin. Hanya 18 hari usai kecelakaan, Rossi menggunakan motor Superbike YZF-R1M melaju dalam sebuah tes privat di sirkuit Misano demi menguji kebugarannya. Ingin memberikan kabar baik untuk fans, Yamaha pun mengungkapkan lewat situs resmi bandar togel sgp mereka bahwa Rossi bisa melahap beberapa putaran sebelum akhirnya harus berhenti lebih cepat karena hujan yang membasahi lintasan.

Kendati sesi latihan privat ini membuat Rossi bisa naik motor, tapi sejatinya bukanlah cara untuk mengevaluasi kondisi fisik Rossi. Kabarnya Rossi akan memutuskan hari Rabu (20/9) untuk tampil di MotoGP Aragon atau tidak. Dan jikalau memang Rossi masih urung tampil, kabarnya Yamaha sudah memilih Michael van der Mark untuk menggantikannya. Mark sendiri adalah satu dari empat pilihan yang dimiliki Yamaha untuk tampil akhir pekan ini selain Alex Lowes, Katsuyuki Nakasuga dan Kohta Nozane.

Rossi Siap Tampil di MotoGP Aragon?

Kembali menunggangi motor lewat tes privat memang jadi kabar gembira untuk kondisi fisik Rossi. Namun kendati membuka peluang tampilnya di MotoGP Aragon, Rossi harus berhati-hati dengan kondisi kakinya karena disebutkan kalau dia masih merasakan sakit. Ayah Rossi, Graziano Rossi kepada FOX Sports menjelaskan kalau putra kesayangannya itu masih mengalami sakit di kaki kanannya.

Jika boleh diingat, Rossi sebelumnya pernah mengalami patah tulang akibat kecelakaan di Mugello pada tahun 2010 lalu. Saat itu Rossi butuh waktu satu bulan lebih untuk pulih dan bisa membalap lagi. Sehingga banyak yang beranggapan jika Rossi lebih baik membuat tubuhnya benar-benar sehat dan baru memilih tampil lagi di MotoGP Jepang pada 15 Oktober mendatang.

Sementara itu untuk klasemen pebalap sementara, Rossi saat ini ada di posisi keempat dengan nilai total 157 poin. Rossi kalah 42 poin dari Marc Marquez dan Andrea Dovizioso yang nyaman di posisi pertama dan kedua. Semoga lekas sembuh The Doctor!

 

Valentino Rossi Menjadi Pembalap Senior Yang Masih Bersinar Ditengah-Tengah Pembalap Muda

Musim ini, Valentino Rossi mengejutkan banyak pihak yang tentunya menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi para penggemar 46 tersebut. Saat ini Valentino Rossi menempati posisi 4 klasemen pembalap kelas motoGP, dengan perolehan poin tersebut maka musim ini Valentino Rossi cukup mengejutkan. Sebab banyak orang yang mengira jika Valentino Rossi sudah sangat sulit untuk bisa bersaing dengan lawan yang jauh lebih muda darinya.

 

Penampilan Valentino Rossi tersebut tidak urung menjadi undangan pujian bagi penggemar dan pecinta motoGP hingga para pengamat motoGP. Bahkan saat ini motoGP mendapatkan warna baru dengan come backnya Valentino Rossi yang bisa menempatkan posisi bersama pembalap muda lainnya.

 

Tanggapan pembalap lain tentang Valentino Rossi

Kesuksesan Valentino Rossi yang diraihnya pada musim ini mengundang kekaguman yang datang bukan hanya dari pendukung, melainkan juga dari para pemain lain yang satu kelas dengannya. Sebut saja Cal Crutclow yang mengatakn jika kesuksesan yang diraih Yamaha dalam musim ini karena tim tersebut mempunyai Valentino Rossi.

 

Lebih lanjut pembalap yang saat ini membela tim Honda tersebut menjelaskan, jika Yamaha hebat disebabkan karena memiliki motor yang bagus serta ditambah dengan mempunyai membalap yang hebat. Dalam beberapa kali pertandingan, Honda menunjukkan performa yang luar biasa, namun Valentino Rossi mampu memperlihatkan kelasnya dengan memangkas keunggulan Honda.

 

Bahkan Valentino Rossi sukses meraih Finish di urutan pertama di sirkuit Belanda. Hal tersebut tentu membuktikan jika Valentino Rossi masih bersinar ditengah-tengah pembalap muda. Bahkan pujian bukan hanya datang dari rekan satu kelasnya saja, pujian juga datang dari legend balap motor dari Amerika serikat yaitu wayne rayne yang memberikan pujian kepada Valentino Rossi.

 

Wayne sebagai pembalap yang juga tiga kali meraih juara dunia menyebutkan, jika dirinya tidak akan pernah sanggup menyaingi Valentino Rossi. Bahkan Valentino Rossi bisa membuat hukuman penalti selama 0,3 detik saat insiden bersenggolan dengan pembalap Johann Zarco menjadi tidak ada artinya apa-apa. Karena Valentino Rossi unggul dua detik berada didepan Dani Pedrosa.

 

Menurut wayne, Valentino Rossi merupakan pembalap veteran yang nampaknya tidak perlu berlatih lagi ataupun ikut kualifikasi, sebab dalam latihan hingga babak kualifikasi Rossi tidak menunjukkan tampilan yang bagus namun hasilnya terkadang membuat mencengangkan. Oleh karena itu, Valentino Rossi selalu menunjukkan penampilan yang hebab dalam setiap balapannya.

 

Honda puji penampilan Valentino Rossi musim ini

Melihat penampilan Valentino Rossi yang musim ini sangat memukau, membuat banyak yang kagum hingga banyak pujian datang kepadanya. Tak terkecuali Honda, Honda merupakan pemasaing utama dari tim Yamaha, namun Honda tidak sungkan memuji pembalap legend tersebut.

 

Honda menyebutkan jika penampilan Valentino Rossi dianggap sangat luar biasa, Valentino Rossi masih hebat disaat usianya sudah mencapai 38 tahun. Livio Suppo sebagai kepala tim Honda motoGP juga menyebutkan jika jika dirinya belum pernah satu tim bersama Valentino Rossi namun dirinya sangat mengagumi Valentino Rossi.

 

Bahkan Livio menambahkan jika dirinya dan tim Honda motoGP lainnya terngaga saat Valentino Rossi bermain sangat hebat di sirkuit Belanda dan apa yang ditampilkan Valentino Rossi di lap terakhir di Assen. Menurutnya sungguh mengundang dewa poker ke kaguman yang luar biasa.

Tentu saja penampilan Valentino Rossi di seri berikutnya sangat dinantikan. Sirkuit Brno 06 Agustus mendatang akan menjadi bukti kehebatan yang ditunjukkan oleh The Doctor ditengah-tengah pembalap muda.

Rossi Memburu Celah Dari Persaingan Vinales Vs Marquez

Pada hari ketiga ISG (Islamic Solidarity Games) 2017 di Azerbaijan, tepatnya pada hari senin 15/05/2017 waktu setempat lagu kebangsaan Indonesia Raya kembali berkumandang. Perenang pelatnas, I Gede Siman Sudartawa sukses meraih medali emas untuk nomor 100 meter gaya punggung putra andalannya.

 

Cabang renang sukses menyumbang 2 medali emas

Siman berhasil mencatat waktu tempuh paling cepat 55.23 detik pada pertandingan di Baku Aquatics Centre tersebut. Di tempat kedua adalah Merdan Atayev dengan peroleh waktu 55.44 detik, dan medali perunggu sukses diraih oleh Ege Baser dengan catatan waktu 56.08 detik.  Peroleh emas Siman tersebut adalah medali emas kedua dari cabang renang setelah sebelumnya diraih oleh Gagarin Nathaniel Yus pada nomor 200 meter gaya dada putra. Waketum PB PRSI, Harlin E. Rahardjo menyatakan kebanggaannya kepada para atlet ini yang telah menyumbangkan 2 emas sampai hari ketiga ini untuk tanah air.

 

Tak hanya sukses meraih peringkat pertama, perolehan waktu para atlet juga terbukti semakin tajam yang terbukti dengan keberhasilan mereka memecahkan 4 rekormas hingga waktu tersebut. Harlin berharap agar trend positif tersebut terus berlangsung hingga ke try out berikutnya yaitu di Budapest dan Prancis serta meraih puncaknya pada gelaran SEA Games di Kuala Lumpur Malaysia. Lebih jauh Waketum PB PRSI tersebut juga menyatakan bahwa tim renang Indonesia mempunyai kekompakan yang baik, persahabatan yang sangat kondusif, serta mampu saling menyemangati. Diharapkan kebersamaan yang positif ini dapat meningkatkan motivasi serta mental untuk tampil prima pada SEA Games Malaysia.

 

Rekoronas pecah

Seperti yang telah disinggung sebelumnya bahwa rekornas berhasil pecah pada event ISG tersebut. Aflah Fadlan, pada nomor 400 meter gaya ganti perorangan putra sukses tampil luar biasa dengan perolehan medali perunggu dengan catatan waktu 4 menit 24.93 detik. Ini adalah rekor nasional baru setelah sebelumnya catatan waktu tercepat dipegang oleh Albert Sutanto dengan 25.19 detik yang bertahan hingga 1999. Inilah rekornas ke-empat yang sukses terjadi di ISG.

 

Berikutnya adalah Adinda Larasati Dewi yang pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putrid sukses meraih medali perak dengan catatan waktu 2 menit 14.05 detik. Untuk peringkat pertama Togel online atau medali emas berhasil diraih oleh perenang Turki Ustundag dengan perolehan waktu 2 menit 11.78 detik, dan pada peringkat ketiga atau medali perunggu diraih oleh Erdemli dengan catatan waktu 2 menit 14.19 detik. Perenang Indonesia, Raina Saumli juga berhasil mempersembahkan medali perak pada nomor 1500 meter gaya bebas putrid dengan catatan waktu 17 menit 14.58 detik.

 

Tim estafet 4 X 200 meter gaya bebas putra sukses mendulang medali perak dengan catatan waktu 7 menit 38.42 detik. Para atlet tersebut adalah Triady Fauzi, Ricky Anggawidjaja, Randa, dan Fadlan Prawira. Pada nomor gaya bebas putra 50 meter, perenang Triady Fauzi berhasil meraih medali perunggu dengan catatan waktu 22.68 detik. Untuk peringkat pertama emas diraih oleh perenang Aljazair, Sahnoune dengan catatan waktu 22.28 detik, sementara pada peringkat kedua adalah atlet dari Turki, Emre Sakci dengan catatan waktu 22.35 detik.

 

Para nomor 200 meter gaya punggng putri, perenang Nurul Fajar juga sukses meraih medali perunggu dengan perolehan waktu 20.09 detik. Hingga pada hari ketiga, cabang olahraga renang berhasil mengumpulkan sebuah emas, 3 perak,dan 3 perunggu. Total peroleh medali untuk cabang renang adalah, 2 emas, 10 perak, dan 9 perunggu.