Reza Rahadian Bintangi Film Banda

Sejak tanggal 3 Agustus lalu, film Banda The Forgotten Trail sudah tayang. Dan aktor yang ikut terlibat di dalamnya adalah Reza Rahadian. Dalam film besutan Jay Subiyakto ini, Reza pasalnya tidak akan berakting seperti yang biasanya ia tampilkan.

Berakting Sebagai Narator

Ia akan menggunakan suaranya untuk menjadi narrator di film tersebut. Reza sendiri menceritakan bagaimana dirinya menggambarkan sebuah alur cerita melalui intonasi suaranya dan juga kecintaannya terhadap kepulauan Banda. Ia mengakui bahwa narasi ceritanya adalah didasarkan pada gambar yang tengah diceritakan.

Misalnya, gambaran tentang harapan atau kesedihan, ia akan menggambarkan hal itu dalam film yang diproduseri oleh Sheila Timothy ini. dan di antara deretan dari narasi ini yang ia bacakan, yang paling mengesankan untuk dirinya adalah bagian saat ia membicarakan tentang Indonesia pada saat ini. pasalnya, film ini tak cuma menyoal pada permasalahan Banda, namun tentang Indonesia secara keseluruhan di masa kini.

Fakta Menarik tentang Reza di Film Banda

Ada beberapa fakta menarik tentang Reza Rahadian terkait dengan film Banda ini. yang pertama, ia mengaku bisa terlibat di dalam film ini karena ia bertemu langsung dengan Jay Subiyakto pada ajang Festival Film Indonesia (FFI). Yang kedua, sebelum didaulat menjadi narrator dalam film ini, ia ditawari sebuah peran yang nyeleneh dan unik oleh Jay. Hal ini karena pasalnya Banda adalah film documenter. Jay menawarkan Reza menjadi karakter pohon dalam film ini. dan yang selanjutnya adalah Reza melakukan riset sebelum dirinya menjalani peran sebagai narrator dalam film ini. meskipun tidak terlalu mendalam, namun ia mengaku bahwa hal tersebut cukup membantu dirinya dalam keterlibatannya di film ini. “Mas Jay mengirimi saya beberapa link tentang Banda dan fakta-fakta sejarah soal Banda,” ungkapnya. Dan yang terakhir adalah meskipun persiapannya lama dan sempat juga melakukan riset, syuting dan juga pengisian suara yang ia lakukan berlangsung cukup singkat. Dan menurutnya, proses syuting dewa poker sendiri hanya berlangsung selama dua hari saja.

Ia didaulat sebagai narrator dalam film Banda The Dark Forgotten Trail dalam bahasa Indonesia. Sedangkan yang berperan sebagai narrator dalam bahasa Inggris adalah Ario Bayu.

Film Banda Cetak Rekor Jatah Layar Paling Banyak

Jika dibandingkan dengan film-film fiksi yang lainnya, jatah bioskop yang mana didapat oleh Banda The Dark Forgotten Trail ini cukup membuat rekor. Jatah layar di bioskop sendiri jika dibandingkan dengan karya documenter yang lainnya, lebih banyak yakni sebanyak 40 layar bioskop.

Reza sendiri memberikan komentar soal hal ini. “Saya tanya kepada mbak Lala, jumlah layar kemungkinan sekitar 40. Dan buat saya, untuk ukuran film documenter ini yang paling banyak. Setahu saya sih belum ada atau belum pernah ada film documenter yang mendapatkan layar di bioskop sebanyak ini, ya. Dan mudah-mudahan saya salah, tapi setahu saya sih gitu,” ungkapnya.

Dan bukan tidak mungkin kalau jumlah itu akan makin banyak dan meningkat seiring dengan antusiasme penonton yang sejarah jalur rempah yang mana dipaparkan oleh film ini. bahkan juga, film ini banyak bekerjasama dengan Kemendikbud supaya bisa diputar di sekolah-sekolah.

Tentu saja film ini menjadi film yang diharapkan dapat mencakup semua pihak dan banyak penonton termasuk juga seperti harapan sang produser, Sheila Timothy, bisa mencakup ke luar negeri. Bagaimana? kalian sudah nonton?

Wonder Woman Raup $100 Juta Dalam 3 Hari Pertama

Apakah anda penikmat film superhero? Nah, kali ini ada film Wonder Woman,yang merupakan superhero besar wanita pertama yang bermain di filmnya sendiri. Wow, istimewa bukan? Tak hanya itu saja, bahkan film ini juga digadang-gadang menjadi film pertama bagus yang sukses diproduksi oleh DC Extended Universe (DCEU). Film ini adalah rangkaian karya DC Extended Universe, yang keempat, setelah Man of Steel (2013), Batman v Superman: Dawn of Justice (2016) dan Suicide Squad (2016). Tapi ketiga fim itu tidak memperoleh review yang baik dari kritikus ketika perilisannya.

Ringkasan Cerita Wonder Woman

Tidak hanya sampai di situ saja, hal istimewa lainnya dari film ini adalah dari sang sutradara. Ya, sutradara yang menggarap film ini adalah seorang perempuan bernama Patty Jenkins. Wonder Woman bahkan menjadi film Hollywood pertama karya sutradara wanita yang sukses mengantongi pendapatan di atas 100 juta dolar dalam tiga hari pertamanya.

Tokoh utama dalam film ini adalah Diana (Gal Gadot). Sebelum menjadi Wonder Woman, Diana adalah seorang putri dari Amazon yang telah terlatih menjadi ksatria yang tangguh. Dia hidup dan dibesarkan di pulau terpencil, tapi indah. Kemudian, Diana bertemu dengan pilot Amerika yang memberitahukan mengenai konflik besar yang sedang terjadi di dunia luar.

Dia sangat yakin dapat menghentikan ancaman yang terjadi dan untuk pertama kalinya, Diana pergi meninggalkan tempat tinggalnya. Dalam sebuah perang besar, dia berjuang bersama dengan prajurit pria. Di saat itulah Diana menemukan kekuatan dan takdir sejatinya.

Gal Gadot Bawakan Wonder Woman Dengan Apik

Film ini merupakan backstory ketika Diana / Wonder Woman (Gal Gadot) melihat foto lamanya ketika Perang Dunia I. Kisah perjalanan Gal Gadot dibuka dengan tampilan di pulau Themyscira yang sangat mengesankan. Pulau tersebut merupakan tempat tinggal suku Amazon yang terdiri dari para wanita-wanita tangguh yang berlatih martial arts dengan pakaian seperti era Gladiator. Pulau tersebut disebut-sebut sebagai pulau yang diciptakan khusus oleh Zeus.

Saat Diana kecil, dia ingin menjadi seorang pejuang tangguh di Themyscira, tapi keinginannya tersebut ditentang oleh sang ibu, Ratu Amazon Hippolyta (Connie Nielsen). Meskipun begitu, tante Diana, Antiope (Robin Wright) diam-diam melatihnya agar dapat bersiap untuk menghadapi bahaya yang kapanpun bisa datang.

Ketika Diana dewasa, ia menemukan pesawat kandas di pantai. Saat itulah dia bertemu pria untuk pertama kali dalam hidupnya, seorang mata-mata Amerika, Steve Trevor (Chris Pine). Steve yang hampir tenggelam, diselamatkan oleh Diana. Tapi mayoritas warga Themyscira menginginkan Steve pergi. Setelah mendengar cerita dari Steve mengenai perang yang sedang terjadi di dunianya, Diana tak bisa membiarkan Steve pergi begitu saja.

Hal yang dipercayai oleh Diana, Ares sang dewa perang keturunan Zeus lah yang menjadi penyebab perang. Dulu Ares merupakan musuh bebuyutan suku Amazon. Kemudian Steve berjanji untuk membawa Diana ke medan perang, asalkan terlebih dahulu ia membawa info penting ke bosnya tentang Jendral Lundendorff (Danny Huston) dan Doctor Poison/ Isabel Maru (Elena Anaya),pihak Jerman yang sedang membuat senjata kimia gadispoker pemusnah massal.

Gal Gadot membawakan peran superhero wanita yang tangguh, tekad kuat dengan karakter yang meyakinkan dan lincah. Dia dapat menyeimbangkan ketulusan dan ketangguhan. Feminisme yang terselip dalam film ini tidak terkesan dipaksakan. Peran yang disampaikan dari film ini adalah tentang perang. Observasinay tajam tapi penyajiannya natural.

Saat ini Wonder Woman telah tayang di bioskop, mulai Rabu 31 Mei lalu.

Film-film Spin Off Harry Potter

Seperti yang sudah banyak dipublikasikan film Fantastic Beast and Where to Find Them memang merajai box office. Kondisi yang menggembirakan ini mungkin karena para penggemar Harry Potter seolah mendapat pengobat rindu untuk kembali ke dunia sihir setelah 8 seri film Harry Potter  tamat. Film ini sukses meraih pendapatan hingga US$ 143 juta pada minggu pertama penayangannya dan tampaknya Fantastic Beast sudah lulus uji sehingga Studio Warner Bros serta sang Pengarang, J.K. Rowling berniat mengembangkan kisah-kisah domino qiu qiu yang masih berkaitan dengan film fenomenal tersebut. Kabarnya akan ada 5 film baru yang berlatar beberapa decade sebelum kelahiran Harry dalam film  Harry Potter.

 

Keajaiban Fantastic Beast and Where to find them

Di Amerika sendiri film ini memperoleh rating PG-13 atau hanya diperbolehkan ditonton oleh anak-anak berusia 13 tahun ke atas. Berdasarkan data ternyata 65% penonton film  tersebut berusia di atas 25 tahun, sementara 55% berusia di bawah 35 tahun dengan 55% penonton adalah wanita. Ini tentu merupakan bukti  bahwa para penonton film tersebut adalah para fans baik novel dan film Harry  Potter yang telah tumbuh dewasa.

 

Tercatat sampai tahun 2015, franchaise film  Harry Potter adalah waralaba film yang paling mendatangkan profit kedua di dunia. 8 seri film tersebut sukses meraup penghasilan hingga US$ 7.7 miliar di seluruh dunia. Terlepas dari kondisi inflasi film tersebut bahkan bernilai lebih tinggi dibandingkan 22 seri film pertama James Bond serta 6 film pertama Star Wars.

 

Voldemort: Origins of the Heir

Sambil menunggu production hous Warner Bros merilis film spin off Harry Potter selanjutnya, beberapa fans  fanatic memutuskan untuk  memproduksi sendiri prekuel Harry Potter hanya saja kali ini mengangkat lebih banyak kisah tentang Voldemort. Film dengan judul Voldemort: Origins of the Heir garapan studio indie Tryangle Films ini memang masih dalam tahap produksi tetapi trailer pertamanya telah dipublikasikan.

 

Disebutkan pada situs resmi Tryangle synopsis film tersebut mengangkat tema penyebab Tom Riddle berbubah menjadi Voldemort. Apa yang sesungguhnya terjadi kepadanya pada tahun-tahun tersebut serta apa yang sebenarnya terjadi di sekolah Hogwarts saat akhirnya dia kembali. Dalam novel Harry Potter sebenarnya  ada beberapa petunjuk tentang itu tetapi tak seluruhnya diungkap pada film. Yang jelas film buatan para fans tersebut  ingin menyampaikan kisah munculnya The Dark Lord (Voldemort) pada saat kelahiran Harry Potter serta kematian pertamanya pada saat berusaha membunuh Harry.

 

Film spin off tersebut menggambarkan latar tahun 1943. Kisah ini berawal saat seorang siswi Gryffindor yang bernama Grisha McLaggen Jr berupaya untuk menemukan  petunjuk pembunuhan Hepzibah Smith. Bila penasaran Anda bisa menononton trailernya di internet. Perlu Anda ketahui bahwa Tryangle Film sendiri telah memperoleh persetujuan dari Warner Bros untuk memproduksi serta mempublikasikan film Voldemort: Origins of the Heir dengan gratis via You Tube. Sementara untuk film Fantastic Beast and Where to Find Them 2 akan mulai diproduksi pada musim panas tahun ini dan siap dirilis ke layar lebar pada 16 November 2018. Bila jadwal ini tepat  maka ada kemungkinkan perilisan Voldemort: Origins of the Heir waktunya akan bersamaan dengan sekuel kedua film spin of  Harry Potter populer tersebut.

 

Bagi penggemar si penyihir dengan tanda bekas luka berbentuk kilat pada dahinya tersebut tentu tak boleh melewatkan film-film tersebut. Semoga bisa menjadi referensi yang berguna.